Pengertian Logaritma
Logaritma adalah sebuah hasil kebalikan dari suatu perpangkatan. Misalkan, pada sebuah perpangkatan ac = b, maka dapat dinyatakan dalam logaritma sebagai:
a log b = c
- Bialangan (a) disebut sebagai bilangan pokok
- Bilangan (b) disebut sebagai bilangan numerus atau disebut juga bilangan yang dicari nilai logaritmanya (b > 0)
- Bilangan (c) merupakan hasil dari logaritma tersebut
Dan apabila suatu nilai bilangan pokoknya merupakan bilangan e (bilangan eurel) dengan e = 2,718281828 maka logaritmanya akan ditulis dengan logaritma natural dan pada penulisannya dapat disingkat menjadi ln, misalnya e log b = c menjadi:
ln b = c
Bentuk Umum Logaritma
Bentuk umum dari logaritma ialah sebagai berikut :
ax = b ↔ x = a log
dimana ;
- a = Bilanganya pokok atau basis logaritma
- b = Numerus, yaitu bilangan yang akan dicari nilai dari logaritmanya
- x = Hasil logaritma, dapat positif, nol atau bahkan negatif.
Sifat – Sifat Logaritma
Jika a > 0, a ≠ 1, m ≠ 1, b > 0 dan c > 0, maka berlaku :
Sifat-sifat Persamaan Logaritma
1. Sifat Logaritma Dari PerkalianSifat logaritma dari perkalian adalah suatu hasil dari penjumlahan dari dua logaritma lain yang
nilai kedua numerusnya adalah faktor dari nilai numerus awal.
alog p. q = alog p + alog q
Dengan syarat – syaratnya yaitu: a > 0, a \ne 1, p > 0, q > 0.
2. Perkalian Logaritma
Perkalian
logaritma adalah suatu sifat logaritma a yang dapat dikalikan dengan
logaritma bapabila nilai numerus logaritma a sama dengan nilai bilangan pokok logaritma b. Hasil
perkaliannya tersebut adalah logaritma baru dengan nilai bilangan pokok sama dengan logaritma
a, dan nilai numerusnya sama dengan logaritma b.
alog b x blog c = alog c
Dengan syarat – syaratnya yaitu: a > 0, a \ne 1.
3. Sifat Logaritma Dari Pembagian
Sifat
logaritma dari pembagian adalah merupakan hasil pengurangan dari dua
logaritma lainyang nilai kedua numerus-nya ialah pecahan atau pembagian dari nilai numerus logaritma awal.
alog p/q : alog p – alog q
Dengan syarat – syaratnya yaitu: a > 0, a \ne 1, p > 0, q > 0.
4. Sifat Logaritma Berbanding Terbalik
Sifat
logaritma berbanding terbalik adalah suatu sifat dengan logaritma lain
yang memiliki nilai bilangan pokok dan numerus-nya saling bertukaran.alog b = 1/blog a
Dengan syarat – syaratnya yaitu: a > 0, a \ne 1.
5. Logaritma Berlawanan Tanda
Sifat
logaritma berlawanan tanda yaitu suatu sifat dengan logaritma yang
memiliki numerus-nya yaitu merupakan pecahan terbalik dari nilai numerus logaritma awal.
alog p/q = – alog p/q
Dengan syarat – syaratnya yaitu: a > 0, a \ne 1, p > 0, q > 0.
6. Sifat Logaritma Dari Perpangkatan
Sifat
logaritma dari perpangkatan adalah suatu sifat dengan nilai numerus-nya
merupakan
suatu eksponen (pangkat) dan dapat dijadikan logaritma baru
dengan mengeluarkan pangkatnya
menjadi bilangan pengali.
alog bp = p. alog bDengan syarat – syaratnya yaitu: a > 0, a \ne 1, b > 0
7. Perpangkatan Bilangan Pokok Logaritma
Sifat
perpangkatan bilangan pokok logaritma adalah suatu sifat dengan nilai
bilanganpokoknya merupakan suatu eksponen (pangkat) yang dapat dijadikan logaritma baru dengan
mengeluarkan pangkatnya menjadi bilangan pembagi.
aplog b = 1/palog b
Dengan syarat – syaratnya yaitu: a > 0, a \ne 1.
8. Bilangan Pokok Logaritma Sebanding Dengan Perpangkatan Numerus
Sifat
bilangan pokok sebanding dengan perpangkatan numerus adalah sutu sifat
dengan nilainumerus-nya merupakan suatu eksponen (pangkat) dari nilai bilangan pokoknya yang mempunyai
hasil yang sama dengan nilai pangkat numerus tersebut.
alog ap = p
Dengan syarat – syaratnya adalah sebagai berikut: a > 0 dan a \ne 1.
9. Perpangkatan Logaritma
Sifat
perpangkatan logaritma yaitu sifat bilangan yang memiliki pangkat
berbentuklogaritma, hasil pangkatnya adalah nilai yang numerusnya dari logaritma tersebut.
a alog m = m
Dengan syarat – syaratnya adalah sebagai berikut: a > 0, a \ne 1, m > 0.
10. Mengubah Basis Logaritma
Sifat mengubah basis logaritma ini yaitu juga dapat dipecah menjadi perbandingan dualogaritma.
plog q = alog p/a log q
Dengan syarat – syaratnya adalah sebagai berikut: a > 0, a \ne 1, p > 0, q > 0
Contoh – Contoh Bilangan Logaritma
Contoh Soal Logaritma dan Pembahasan
1. Diketahui log 3 = 0,332 dan log 2 = 0,225.maka log 18 dari soal tersebut adalah……..
Penyelesaian:
Log 18 = log 9 . log 2
Log 18 = (log 3.log 3) . log 2
Log 18 = 2 . (0,332) + (0,225)
Log 18 = 0,664 + 0,225
Log 18 = 0,889
2. Nilai dari (3log 5 – 3 log 15 + 3log 9)…… ?Penyelesaian :
(3log 5 – 3log 15 + 3log 9 = 3log ( 5 . 9) / 15
= 3log 45/15
= 3log 3
=1
3. Diketahui
dan
. Nilai
dinyatakan dalam p dan q
adalah…
Penyelesaian :
4. Hasil dari
adalah …
Penyelesaian:
adalah …
5.
= …
Penyelesaian :
Sifat aljabar 
Maka gunakan sifat tersebut untuk menyelesaikan pembilangnya.

6. Berapakah Hasil dari
Penyelesaianya:
7. Tentukan hasil dari
Penyelesaian:
Ingat :

Maka persamaan diatas dapat disederhanakan menjadi :

8. Diketahui 3log 5 = x dan 3log 7 = y. Hitunglah nilai dari 3log 245 1/2 !
Penyelesaian :
3log 245 ½ = 3log (5 x 49) ½
3log 245 ½ = 3log ((5) ½ x (49) ½)
3log 245 ½ = 3log (5) ½ + 3log (72) ½
3log 245 ½ = ½( 3log 5 + 3log 7)
3log 245 ½ = ½(x + y)
Sehingga, nilai dari 3log 245 ½ yaitu ½ (x + y).
9. Apabila b = a4, nilai a serta b positif, maka nilai alog b – blog a yaitu…?
Penyelesaian :
Diketahui jika b = a4, maka bisa kita subsitusikan ke dalam perhitungan menjadi:
alog b – blog a = alog a4 – a4 log a
alog b – blog a = 4 (alog a) – 1/4( alog a)
alog b – blog a = 4 – 1/4
alog b – blog a = 33/4
Sehingga, nilai dari alog b – blog a pada soal nomor 2 yaitu 33/4.
10. Apabila alog (1- 3log 1/27) = 2, maka hitunglah nilai a.
Penyelesaian :
Misalkan nilai 2 menjadi suatu logaritma dengan bilangan pokok logaritmanya ialah a menjadi
alog a2= 2, maka akan kita peroleh:
alog (1- 3log 1/27) = 2
alog (1- 3log 1/27) = alog a2
Nilai numerus kedua logaritma tersebut dapat menjadi sebuah persamaan, yaitu:
1- 3log 1/27 = a2
3log 3 – 3log 1/27 = a2
3log 3 – 3log 3(-3) = a2
3log 3/3-3 = a2
3log 34 = a2
4 = a2
Sehingga kita dapatkan nilai a = 2.
11. Apabila Diketahui 2log 8 = a dan 2log 4 = b. Maka hitunglah nilai dari 6log 14...
Penyelesaian :
Untuk 2 log 8 = a
(log 8 / log 2) = a
log 8 = a log 2
Untuk 2 log 4 = b
(log 4 / log 2) = b
log 4 = b log 2
Sehingga ,
16 log 8 = (log 16) / (log68)
= (log 2.8) / (log 2.4)
= (log 2 + log 8) / (log 2 + log 4)
= (log 2 + a log a) / (log 2 + b log b)
= log2 (1+ a) / log 2( 1+ b)
= (1+a) / (1+ b)
Sehingga, nilai dari 6 log 14 pada contoh soal di atas yaitu (1+a) / (1+b)
12. Hitunglah nilai – nilai logaritma berikut :
a. 6log 9 + 6log 8 – 6log 2
b. 9log 135 – 9log 5
Penyelesaian :
Berdasarkan sifat logaritma glog (axb) = glog a + glog b dan glog (a:b) = glog a – glog b maka
a. 6log 9 + 6log 8 – 6log 2
= 6log (9.8 /2)
= 6log 36
= 6log 6²
= 2 6log 6 (berdasarkan sifat glog an = n glog a )
= 2 . 1
= 2
b. 9log 135 – 9log 5
= 9log ( 135 / 5 )
= 9log 27
= 3^2log 33
= 3/2 3log 3 ( berdasarkan sifat g^nlog am = m/n glog a )
= 3/2
13. Jika nilai log 3= a dan log 5 = b, tentukan nilai :
a. log 75
b. log 1.500
Penyelesaian :
Berdasarkan sifat logaritma glog (axb) = glog a + glog b
a. log 75 = log (3 × 5²)
= log 3 + log 5²
= a + 2b
b. log 1500 = log ( 3 × 5 × 100 )
= log 3 + log 5 + log 100
= a + b + log 10²
= a + b + 2
14. Jika , maka



Semoga bermanfaat... Terimakasih
ReplyDelete